• 6

    Dec

    Kidung Kedamaian Dari Bali

    Di malam bulan purnama 3 desember 2017 terjadi apa yang disebut psikolog kondang Carl Jung sebagai synchronicity (kebetulan yang kaya akan makna). Situs liputan6.com memuat berita panas, yang mengutip pendapat senator AS Lindsey Graham yang menyebutkan “perang nuklir dengan Korea Utara sudah dekat”. Terutama karena Korea Utara sudah siap dengan rudal balistik antarbenua yang bisa menjangkau daratan AS. Di waktu yang bersamaan, situs express.co.uk (home of the daily and sunday express) yang bermarkas di Inggris memuat berita yang sangat sejuk: “Letusan Gunung Agung di tahun 2017 akan membuat bumi semakin sejuk selama lima tahun ke depan”. Kesimpulan itu diambil terutama setelah sejumlah pakar meneliti bahan-bahan vulkanik yang dikirimkan oleh G
    Read More
  • 24

    Nov

    Hidup Ini Berkah

    Seorang ayah yang masih muda datang berkunjung di sosial media sambil marah-marah. Setelah didengarkan dengan penuh empati, ternyata ia memiliki seorang anak yang lumpuh sejak lahir. Sehingga seluruh hidup anak ini hanya tumbuh di tempat tidur. Dengan demikian, mudah dimaklumi kalau orang tuanya kelelahan. Serta suka berbagi kemarahan bahkan pada orang yang tidak ia kenal. Jiwa gelisah yang marah-marah seperti ini muncul di mana-mana. Ibarat seseorang yang terkena flu, menyalahkan perubahan cuaca tidak banyak menolong. Meminum vitamin C, itulah yang menolong. Dengan cara yang sama, begitu jiwa gelisah, marah-marah tidak banyak menolong. Namun mengerti akar kegelisahan, itulah yang paling menolong. Perhatikan keseharian orang yang hidupnya tidak indah, nyaris semua jiwa menderita mengambi
    Read More
  • 16

    Nov

    Malaikat Terdekat

    Lebih dari sebagian manusia di bumi membenci setan. Di Barat bahkan pernah ada film berjudul Ghost Buster (pemburu hantu). Ringkasnya, Tuhan disembah setan diusir dengan penuh amarah. Cahaya dipuja, kegelapan dicerca. Kebenaran ditinggikan, kesalahan dibuang. Begitulah sejarah manusia sejak dulu. Dengan tidak bermaksud menyebut cara pandang seperti itu dengan sebutan salah, ada dua tampat di bumi di mana mahluk bawah tidak saja tidak diserang, malah diberi suguhan. Dua tempat itu adalah Bali dan Tibet. Di Bali mereka bahkan dibikinkan tempat tinggal bernama penunggun karang. Di hari-hari suci disediakan suguhan. Di Tibet disebut torma. Ini bukan berarti tetua Bali dan tetua Tibet menyembah setan, sekali lagi bukan. Tapi ia sedang memberi masukan tentang betapa dalamnya kasih sayang t
    Read More
  • 10

    Nov

    Tanah Penuh Senyuman

    Ada saatnya dalam hidup, terutama di awal-awal pertumbuhan, kinerja kehidupan diukur dengan ukuran-ukuran ekonomi seperti tabungan. Namun ada waktunya di mana ukuran ekonomi tidak saja tidak memadai, tapi juga bisa melukai. Bertumbuhnya angka bunuh diri, perceraian, korban narkoba di mana-mana sedang bertutur terang benderang, ekonomi saja jauh dari cukup. Seperti sepasang suami-istri yang baru berrumahtangga. Bisa menghidupi diri sendiri, memiliki rumah, menyekolahkan anak-anak, tentu saja memerlukan kemampuan ekonomi. Namun sebagaimana terlihat di sana-sini, ekonomi yang bertumbuh tidak selalu diikuti oleh jiwa yang bertumbuh. Dalam sejumlah kisah bahkan terungkap, ekonomi yang bertumbuh malah diikuti oleh jiwa yang roboh. Penghasilan yang meningkat pesat membuat seseorang berselingku
    Read More

Author

Search

Recent Post